Robot Unicorn

Monday, 17 April 2017

My Blessed Trip to Korea

Halo semuanya, aku hari ini mau cerita ke kalian pengalaman aku kemarin pergi ke Korea. Disini aku cerita menggunakan bahasa Indonesia dulu ya, please let me know if you need english version of this. Tapi sebelumnya aku mau berbagi sedikit gimana caranya bisa ke Korea. Jadi kebetulan, Charis (hicharis.net/deahamdan) ngadain lucky box, dimana nanti pemenang dari lucky box itu akan diberangkatkan ke Korea bersama dengan 1 orang yang mau pemenang itu ajak selama 3 hari 2 malam, pihak mereka akan disubsidi pesawat terbang, serta tempat tinggal/hotelnya. Tadinya aku membeli box ini pure karena iming-iming mereka menyediakan makeup serta skincare yang banyak seharga kurang lebih $300 didalam lucky box tersebut. Jadi menurut aku nggak ada salahnya beli. Kemudian, didalam box tersebut terdapat kupon undian seperti ini.


Jadi kupon undiannya mirip seperti tiket pesawat terbang, dan nomor undian kita adalah pura-puranya nomor tempat duduk kita di pesawat. Aku awal-awal membeli lucky box ini optimis, dikarenakan aku tidak terlalu tau berapa banyak orang yang ikut, setelah Charis memberi tahu kalau yang ikut 1000++ orang, optimisme aku sedikit memudar. Ya sudahlah, tidak terlalu diingat-ingat terus. Tapi setelah itu, saat malam pengumumannya, aku ingat saat itu aku udah mau tidur, udah matiin lampu, sambil iseng cek hape, dan dari Instagram Charis katanya sudah diumumkan pemenangnya di website, langsung aku klik link websitenya. EH! Ternyata nomor aku yang keluar. Aku seneng banget, sampe telepon mama aku, karena aku janji sama diri aku sendiri kalo aku menang, aku akan ajak mama aku ke Korea. Masih nggak percaya aku menang, besoknya di IG nya Charis di upload video mereka lagi ngelakuin pengundian lucky box nya. Barulah aku percaya kalo aku yang menang hahaha. 

Singkat cerita aku akhirnya udah urus tiket, hotel, dll. Tapi tiket aku perpanjang jadi 4 malam 5 hari, agak bingung milah-milih tempat tinggal, sempet mau cari di airbnb tapi takut-takut. Tiba-tiba 2 minggu sebelum keberangkatan, ada yang email aku dari Seoul, mau meminta review untuk Guesthouse mereka. Aku cek informasi mereka, ternyata boleh juga. MALAHAN menurut aku pas udah sampai di Guesthouse, tempatnya jauhhhh lebih bagus daripada foto-foto yang mereka berikan di email pada saat penawaran. Langsung aku seneng banget setelah dapat email penawaran itu. Merasa ternyata apa yang aku inginkan Tuhan pasti selalu dengarkan, Dia nggak akan kasih secara cepat dan saat itu juga, pasti Dia nungguin saat yang tepat untuk kasih apa yang kamu mau. Kenapa aku bilang begitu? Karena aku dari 3 tahun lalu pengen banget ke Korea, cuman apa daya, belum disempatkan. Sampai saat malam tahun baru kemarin aku bilang ke diri aku sendiri & orang terdekat kalau tahun ini aku akan pergi ke luar negri(terutama Korea) dengan usahaku sendiri. Dan ternyata Tuhan mengabulkannya. Rasanya itu bahagia banget. Yuk langsung aja ke liburan aku di Korea. 

Jadi aku pergi ke Korea tanggal 24 Maret malam, dan tiba di Korea 25 Maret pagi. Perjalanan memakan waktu 7 jam kurang 5 menit. Sesampainya aku di airport, aku mampir ke C U(minimart di airport) untuk membeli T-Money, seinget aku harga kartunya sekitar KRW5000an, dan kita disana bisa top up juga. Oh ya, T-Money bisa digunakan untuk apapun, seperti belanja di Minimart, bayar subway, bayar bus, dan masih banyak lagi. Jadi beneran convenient banget. Jadi aku naik airport bus menuju hotel aku untuk hari pertama dan kedua. Aku menginap di Golden M Tulip Hotel, letaknya dekat sekali dengan Myeongdong, hanya berjalan selama 5 menit, hotel aku ini dekat dengan stasiun Namdaemun Market. Hari pertama aku dan mamaku berjalan dan berbelanja di sekitar Myeongdong dan Ewha University ditemani oleh Priscilla, Pris lagi kuliah di Korea, tapi dia lancar banget berbahasa Indonesia. Hari ini kami makan bulgogi dan juga Jimddak dengan keju Mozarella sebagai toppingnya(semacam semur ayam versi Korea).
 Ini foto aku bersama pris di Golden M Tulip Hotel tempat aku tinggal.



 Beberapa foto saat aku ke Line Store & Cafe, Myeongdong

 Minum ke cafe Osulloc, semuanya serba greentea & tea lainnya!

Makan siang kami hari ini adalah bulgogi.

Ada oppa Jo Jung Suk di subway. Hehehe

Hari kedua, aku ditemani Meo, dia orang Korea yang bekerja sebagai translator bahasa Indonesia. Orangnya sangat lucu dan ramah, sangat suka membantu. Kami pergi ke istana Duksu dan berjalan jalan didalamnya. Setelah dari istana Duksu kami pergi makan siang, lalu ke daerah Gangnam, dan berbelanja di Gangnam Underground(beli pakaian disini sangat murah! mulai dari KRW 5000). Setelah itu kami ke Hongdae untuk lihat-lihat tempat anak muda di Korea(kata Meo, Hongdae merupakan tempat untuk anak muda dan gaul, banyak tempat perbelanjaan, cafe, club, resto, dsb). Lalu kami melanjutkan perjalanan kami ke tempat makan malam yang letaknya dekat dengan hotel kami, jadi sebelum masuk ke gang hotel kami, terdapat restoran yang menjual sup daging sapi yang enak banget!, apalagi dimakan saat-saat dingin seperti kemarin(suhu saat 5 hari aku disana sekitar 3 derajat - 15 derajat celcius).

Hari ke tiga aku pindah tempat, nah ini yang aku bilang Guesthouse yang bagus banget. Namanya RoInhome Premium Guesthouse. Letaknya dekat dengan Hongdae, jadi harusnya aku kemarin nggak usah ke Hongdae ya bisa ke tempat lain :(. Ro Inhome ini dekat dengan stasiun Hapjeong (8 menit berjalan lurus dari arah depan guesthouse) dan juga stasiun Mangwon (6 menit berjalan dari arah belakang guesthouse). 






 Ini pemandangan dari luar rumah.

 Tepat disebelah kanan dari Ro Inhome, terdapat restoran yang menjual mi, setelah kalian melihat Ministop(minimart) disebelahnya, kalian harus belok ke kiri, setelah itu lurus saja sampai menemukan DOMINO restaurant atau Paris Baguette Bakery, kemudian kalian belok kanan dan lurus terus sampai menemukan stasiun Mangwon.

 Didepan Ro Inhome kalian bisa berjalan lurus ke terus jika kalian melihat tempat ini untuk menuju stasiun Hapjeong/Homeplus/Bus station ke airport.

Ini restoran ayam yang enak ada di sebrang Ro Inhome


 Di booking.com, RoInhome mendapatkan nilai 9.2




 Beberapa foto & ungkapan kata orang yang pernah menginap di Ro Inhome

Aku dan mamaku dibantu ditunjukkan arahan untuk ke Hongdae oleh Jenny(staff)






Disini aku mau menunjukkan 3 jenis tipe kamar yang ada di Ro Inhome:

1. Tipe Single room
(Weekday) KRW 60,000 / (Weekend) KRW 70,000










2. Tipe Bunk Bedroom/Dormitory
(Weekday) KRW 30,000 / (Weekend) KRW 40,000








3. Tipe Double Room(yang aku tempati)
(Weekday) KRW 80,000 / (Weekend) KRW 100,000








Tempatnya bagus kan! Homey banget menurut aku. Aku diminta review tempatnya, untuk first impression aku sih OK Banget! Receptionist nya juga ramah banget, namanya Jenny, staff nya bisa berbahasa inggris, jadi akan mudah berbicara dengan kita. Jenny bantu aku dan mamaku membawa koper kita ke atas, dimana koper kita notabene ada 3 dan berat-berat semua karena akibat kebanyakan shopping, dia juga bantu kita yang buta arah daerah sekitar situ, dan saranin beberapa makanan enak di dekat daerah situ. Kata dia, kalo kita mau delivery makanan ke guesthouse juga bisa. Huehehe. Oh iya mereka juga kasih mini breakfast untuk kita makan. Jadi breakfast udah included ya untuk yang tinggal sini.
 Ini breakfast hari pertama aku, isinya roti kacang merah, pisang, dan juga mangga.
Ini breakfast hari kedua aku. Aku lupa foto minumannya, aku mendapatkan jus apel.


Jadi hari itu aku pergi sendiri ke Sinsa untuk bertemu team dari Charis, yaitu Sue dan Livia untuk Charis Office Tour sedangkan mamaku beristirahat di Guesthouse.

 Bersama Sue(kiri) dan Livia(kanan)


Setelah kembali dari Sinsa, aku dan mamaku pergi ke HOMEPLUS yang letaknya hanya 5 menit dari guesthouse. HOMEPLUS itu seperti Hypermart di Indonesia. Belanja makanan dan snack akhirnya disana. Setelah itu kami makan malam di restoran ayam goreng yang letaknya di sebelah Ro Inhome. Satu hal yang aku sadari dari makanan yang aku makan di Korea adalah, PORSINYA GEDE GEDE BANGET! Padahal cuman pesan ayam goreng 1 set, tapi isinya seperti untuk makan 3-4 orang. Jadi kalau mau irit untuk makan di Korea, bisa makan di streetfood. Karena porsinya ya pas untuk 1 orang. Yang aku heran, orang Korea makan banyak-banyak tapi semuanya badannya kurus-kurus, bagus.

Hari sebelum aku kembali ke Jakarta, aku pergi ke Hankuk untuk menyewa hanbok harian di ONE DAY HANBOK, harganya juga terbilang relatif murah, 15.000 per 4 jam nya, kita bisa memakai hanbok ini kemanapun kita mau. Aku dan temanku, menyewa hanbok ini, kami pergi makan di TOKSOCONG Samgyetang dan setelah itu berfoto-foto di gyeongbokgung palace(tetapi hanya bisa didepannya saja, karena istana Gyeongbokgung hari itu libur), dan juga mengunjungi Bukchon Hanok Village, dimana disana masih terdapat rumah-rumah tradisional khas korea. Lucunya di daerah sekitar sini, semua toko yang biasanya memiliki plang berbahasa inggris(misalkan: Etude House atau Innisfree), disini semuanya bertuliskan bahasa Korea. Katanya dikarenakan orang-orang didaerah sini masih tradisional. Kemudian setelah selesai foto-foto dan mengembalikan hanbok yang kita sewa, aku kembali ke Ro Inhome, dan malamnya aku sempat bertemu dengan teman lamaku, ci Cycy, dia sekarang bekerja di Korea. Setelah itu aku dan mamaku pergi ke Hongdae untuk melihat sekeliling dan berbelanja di hari terakhir. Oh kami juga menemukan restoran AYCE Korean BBQ yang murah & enak. Seorang disaat lunch hanya menghabiskan KRW12.500 , disaat dinner hanya menghabiskan KRW14.000. Enaknya di Korea, makanan dan belanja semua sudah termasuk tax. Jadi menurut aku AYCE BBQ ini super worth it. Nama restorannya Meat up(kalau tidak salah).







Ini Gereja tempat Rain dan Kim Tae Hee menikah.

Jadi itu hari terakhir aku di Seoul, karena besoknya aku nggak ada waktu untuk jalan-jalan lagi, jadi dari Ro Inhome, kami berjalan 6 menit ke stasiun Hapjeong(iya sambil menenteng koper --"), karena persis disebelah exit 1 stasiun Hapjeong, terdapat halte bus yang dimana airport bus dalam waktu 10-15 menit akan datang dan menjemput kita, daripada naik taxi, yang nanti argonya mahal, mending naik airport bus seharga KRW10.000 plus, sebelum atau saat kita check-out, staff Ro Inhome akan bertanya kepada kita, kendaraan apakah yang akan kita gunakan, saat aku bilang aku akan menggunakan bus, mereka langsung memberikan tiket potongan harga airport bus sebesar KRW1000, lumayan banget kan. Daripada pakai taxi yang katanya bisa menghabiskan start from KRW50.000. Tetapi jika kita ingin memesan taksi, Ro Inhome akan membantu kita memesankan taxi. Pokoknya aku suka sekali pelayanan & hospitality dari Ro Inhome. Karena bentuknya yang seperti rumah, jadinya terasa homie sekali. Aku saranin kalian untuk memesan tempat tinggal kalian saat nanti ke Seoul, Korea di Ro Inhome ini. Kebetulan aku mau share ke kalian promo mereka + contact mereka. Siapa tau bisa membantu kalian. Lumayan kan. Kalian juga bisa reservasi di website mereka, tapi aku sarankan lewat email/sns mereka aja. karena akan dapat harga diskon.

Direct Booking via Email/SNS (Facebook/Line /Kakaotalk)
(May + June 2017) Promotion
Double room, Twin room, Triple room, Family room = 20%off
Single Room= 15%off
Dormitory Bunk Bedroom = 10%off

Contact for price
Facebook: RoInhome
Line: roinhome
KakaoTalk: roinhome

Social Media

--------------------
SHOP AT CHARIS:
--------------------
Untuk menyudahi post ini, aku mau bilang terimakasih buat Charis & Ro Inhome, dan juga teman-teman Korea ku yang sudah aku libatkan dalam trip aku kali ini ke Korea. God bless you & sukses selalu! See you on my next post! Terimakasih juga buat teman-teman yang sudah membaca post aku. Jangan lupa kasih komen dibawah about what do you think about this post?. 



LOVE & GRACEFUL,



Andrea Hamdan

2 comments:

  1. Deaaaa seru bgt siiiiihhh!!! Ro inhome itu kyknya enak bgt tempatnya! And yashhh!!! Hongdae tuh the bestttttt! ����

    ReplyDelete
  2. Wah...boleh nih dicoba klo Tante Lily kapan2 ke sana.

    ReplyDelete

Hey , Please give me comments and anything nice here :)